Hari ini akan coba review Fintech yang berhubungan dengan laut, sebelum membahas Fintech jadi ingat tahun lalu saat anak pulang dari sekolah bawa tas besar berisi nugget ikan, sosis ikan, otak-otak, bakso ikan dan agar-agar dari rumput laut, semua makanan olahan dari hasil laut yang dibagikan gratis ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan yang sekarang di pimpin oleh Susi Pudjiastuti.Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak seluruh rakyat Indonesia gemar makan ikan (GEMARIKAN), karena Indonesia kaya akan hasil laut tapi memiliki tingkat konsumsi ikan rendah.GEMARIKAN bertujuan meningkatkan gizi sejak dini dan memanfaatkan sumber daya alam laut yang melimpah dapat memberikan dampak besar bukan saja untuk yang menikmati hasil laut, tapi juga berdampak untuk kesejahteraan nelayan, dan para UKM yang mengolah hasil laut.Masih banyak UKM yang mengolah hasil laut kesulitan dalam mengembangkan usaha karena keterbatasan dana, untuk itu Fintech Dana Laut hadir.

 

Apa itu Dana Laut ?

Dana Laut adalah salah satu Financial Technology (FinTech) yang mempertemukan pemberi dana dan peminjam dana atau P2P Lending, Platform ini khusus memberikan pinjaman pada sektor ekonomi kelautan kepada para pelaku usaha mikro serta masyarakat pengolah hasil laut yang membutuhkan tambahan modal tapi belum tersentuh oleh bank.Dana Laut dibuat dan dioperasikan oleh PT. Seva Kreasi Digital termasuk Fintech legal, karena sudah terdaftar dan di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 8 Juni 2018.Sangat mengapresiasi sekali FinTech yang mengedepankan misi sosial dan kesejahteraan untuk para UKM, apa lagi Dana Laut membantu memberikan pinjaman khusus pelaku usaha yang berhubungan dengan hasil laut, karena jika bicara mengenai nelayan, pelaku usaha budidaya rumput laut dan disekitarnya jauh dari kata sejahtera, mereka sudah sangat bekerja keras tapi kesejahteraan belum bisa mereka dapatkan, terkadang mereka tidak bekerja karena kondisi cuaca yang akhirnya berpengaruh pada hasil usaha dan modal usaha, semoga Dana Laut bisa terus konsisten dan mempermudah para nelayan maupun UKM hasil laut.

 

Siapa Saja Yang Bisa mengajukan Pinjaman Dana Laut?

Sebenarnya siapapun bisa mengajukan diri sebagai pemberi dana atau peminjam dana baik perorangan atau badan usaha, tapi tentu ada syarat-syarat yang harus di penuhi untuk peminjam dana, Anda WNI berusia 21 tahun keatas, sudah menikah yang di buktikan dengan KTP, akta nikah, surat perjanjian pranikah (jika tidak memiliki surat perjanjian pranikah harus ada persetujuan dari suami/istri), memiliki NPWP dan berdomisili di Indonesia bagian Timur (Maluku dan Sulawesi), selain Maluku dan Sulawesi belum bisa ya, karena untuk wilayah Indonesia Timur lainnya sedang menuju proses pengembangan jaringan.  

 

Dokumen yang harus disiapkan

Dokumen yang diperlukan tidak terlalu banyak dan tidak rumit, semua cepat melalui online, tapi sebelum masuk ke website Dana Laut sebaiknya di persiapkan terlebih dahulu.Siapkan beberapa soft copy dokumen yang di perlukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), harus memiliki NPWP ya!, Akta nikah, surat perjanjian pranikah atau surat izin dari suami/istri.Tidak banyak ya, dokumen yang di perlukan.Soft copy dokumen pemberi dana hampir sama dengan peminjam dana, tapi untuk pengisian form data pemberi dana lebih banyak, over all semuanya mudah dan cepat.

 

Jenis Pinjaman yang di Tawarkan Dana Laut & Imbal Hasil

Produk pinjaman Dana Laut memang unik karena berhubungan langsung dengan ekonomi kelautan atau berhubungan dengan kelautan seperti nelayan, budidaya hasil laut, perdagangan hasil laut dan pengolahan hasil laut.Dana laut tidak membebankan biaya bunga untuk pinjaman, melainkan imbal hasil atau bagi hasil jadi termasuk pinjaman syariah, bagi hasil untuk setiap peminjam berbeda-beda tergantung dari nilai kredit skor yang di dapat peminjam.Selain memberikan pinjaman FinTech ini juga melakukan pendampingan bagi peminjam yang sudah di berikan dana pinjaman, agar hasil usaha peminjam yang awalnya berstandar nasional bisa di tingkatkan menjadi standar internasional, dan hasil nya bisa di ekspor ke luar negeri.Dana Laut mempunyai 2 produk pinjaman dana :

Pembiayaan Budidaya :Pinjaman ini memberikan tambahan modal usaha bagi pembudidaya hasil laut dalam bentuk pinjaman produktif dengan nilai pinjaman maksimal RP 50 Juta dengan tenor maksimal 2 Tahun atau 24 bulan tanpa jaminan.

Pembiayaan tagihan (Invoice Financing) : Dana Laut menyediakan pinjaman hingga 80% dari nilai PO atau Invoice yang akan di jaminkan untuk menunjang kegiatan perdagangan hasil laut, dengan tenor 1 – 12 minggu atau sesuai tanggal jatuh tempo Invoice atau PO dengan nilai pinjaman maksimal Rp 1 Milyar.

 

Cara Daftar

Dana Laut bisa di akses melalui website https://danalaut.id, cukup aman ya, jika melakukan pendaftaran melalui website karena data dalam handphone aman, isi data registrasi seperti nama, tempat tanggal lahir, alamat tempat tinggal, email, nomor telepon dan riwayat pekerjaan serta soft copy dokumen yang di perlukan, setelah form registrasi selesai, tunggu konfirmasi dari pihak Dana Laut dalam kurun waktu 3 hari kerja, jika belum ada konfirmasi artinya pinjaman belum di setujui, jika ingin tetap mengetahui status pinjaman bisa menghubungi customer service Dana Laut melalui email support@danalaut.id atau di nomor telepon 021-89456676.Dana pinjaman yang disetujui dan seluruh dokumen persyaratan dilengkapi akan ada proses 14 hari masa penawaran pinjaman kepada pemberi pinjaman, jika sebelum 14 hari dana sudah terkumpul 100%, maka dana akan langsung ditransfer ke akun bank BNI Anda, tapi jika dalam 14 hari dana yang terkumpul di bawah 60%, maka peminjam dana boleh membatalkan pinjaman atau memperpanjang periode pengajuan pinjaman.Semua perhitungan di lakukan secara transparan termasuk biaya administrasi yang akan di potong langsung dari nilai pinjaman yang akan di cairkan, yang besarannya berbeda tergantung dari skor kredit peminjam.

 

Cara Pembayaran

Setelah pinjaman di setujui dan telah di transfer, maka peminjam akan menerima informasi jadwal, nilai pembayaran cicilan pinjaman dan nomor rekening virtual account yang akan di gunakan saat melakukan pembayaran cicilan pinjaman.Cicilan pembayaran melalui Bank yang sudah bekerja sama dengan Dana Laut yaitu Bank BNI.Waktu pembayaran 1x24 jam setelah komitmen pembiayaan.Setiap pembayaran cicilan akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp.2500,-.Lakukan pembayaran cicilan tepat waktu untuk menghindari denda keterlambatan.

 

Kelebihan Dana Laut

  • Memberikan pinjaman khusus ekonomi kelautan, karena masih banyak para pelaku usaha mikro di bidang kelautan yang membutuhkan suntikan modal usaha.
  • Menerapkan sistem imbal hasil / bagi hasil kepada para peminjam dana.
  • Pinjaman Dana Laut bisa meningkatkan kesejahteraan hidup para nelayan, petani rumput laut, dan UKM di bidang kelautan yang banyak hidup di bawah garis kemiskinan.
  • Peminjam dana akan mendapatkan pendampingan dari perwakilan Dana Laut yang akan memberikan edukasi pengelolaan dana untuk produktivitasnya, agar hasil panen maksimal dan bisa membayar cicilan tepat waktu.
  • Memberikan akses pemasaran seperti koperasi atau industri olahan untuk peminjam dana.

Kekurangan Dana Laut

  • Proses pengajuan membutuhkan waktu 3 x 24 Jam.
  • Wilayah pengajuan pinjaman hanya berlaku di Indonesia bagian Timur (Maluku , Sulawesi), karena masih banyak pelaku ekonomi di bidang kelautan wilayah lain di Indonesia yang membutuhkan pinjaman dana.
  • Informasi contoh simulasi perhitungan pinjaman tidak tersedia dalam website.

Kesimpulan

Dana Laut FinTech legal yang mempertemukan pemberi dana dan peminjam dana melalui online (P2P Lending).Fintech ini mengkhususkan memberikan pinjaman untuk ekonomi kelautan yang memang sangat membutuhkan tambahan modal usaha, karena sesuai dengan misi Dana Laut yaitu pemerataan pembangunan khususnya sektor ekonomi berbasis kelautan, sayangnya wilayah cakupan pinjaman masih terbatas hanya di wilayah Maluku dan Sulawesi, semoga kedepannya seluruh pelaku usaha mikro di bidang ekonomi kelautan bisa merasakan pinjaman modal dari Dana Laut, agar kehidupan para Nelayan, petani rumput laut dan UKM hasil olahan laut bisa hidup sejahtera.

 

(Penulis : Nursobah)